Split Fiction: Eksperimen Ko-op Terliar dari Hazelight Studio

Hazelight Studio dikenal sebagai developer spesialis game kooperatif Raja99. Setelah sukses dengan A Way Out dan puncaknya It Takes Two yang memenangkan Game of the Year, kini mereka kembali menghadirkan sesuatu yang lebih liar dan eksperimental: Split Fiction. Game ini disebut-sebut sebagai proyek ko-op paling berani Hazelight sejauh ini, menghadirkan konsep yang belum pernah ada sebelumnya.

Konsep Dasar Split Fiction

Seperti namanya, Split Fiction mengusung tema “perpecahan realitas.” Pemain akan mengendalikan dua karakter dalam dunia yang berbeda, namun saling terhubung secara naratif. Setiap pemain bukan hanya melihat perspektif unik, tetapi juga mengalami mekanika gameplay yang berbeda total. Hasilnya? Satu cerita besar yang dijahit dari dua realitas yang terpisah.

Eksperimen Ko-op yang Lebih Liar

Jika di It Takes Two setiap level menawarkan mekanik baru, Split Fiction melangkah lebih jauh dengan memberikan genre berbeda di jalur masing-masing pemain. Contohnya:

  • Player 1 bisa menjalani gameplay ala platformer aksi penuh puzzle.
  • Player 2 mungkin menghadapi mekanik stealth atau bahkan strategi real-time.

Perbedaan ini memaksa pemain untuk berkomunikasi intensif, karena solusi satu pemain bisa memengaruhi jalur pemain lainnya secara drastis.

Narasi Multi-Perspektif

Hazelight memang terkenal dengan kekuatan narasi emosional. Di Split Fiction, cerita dibangun dari sudut pandang dua tokoh dengan latar berbeda, tapi saling berhubungan. Pemain akan menemukan bahwa pilihan dan tindakan yang terlihat sepele di satu realitas bisa mengubah nasib karakter lain secara besar-besaran.

Fitur Utama Split Fiction

  • Dua Genre dalam Satu Game: Setiap pemain memainkan gameplay unik, namun saling memengaruhi.
  • Ko-op Wajib: Seperti game Hazelight sebelumnya, Split Fiction hanya bisa dimainkan secara co-op (online maupun couch).
  • Visual dan Dunia Kontras: Dua realitas memiliki gaya artistik berbeda, menciptakan pengalaman visual ganda yang memikat.
  • Puzzle Interdimensional: Solusi puzzle bergantung pada kolaborasi lintas realitas.

Kenapa Disebut Eksperimen Terliar?

Banyak developer ragu menggabungkan beberapa genre dalam satu game, apalagi untuk dimainkan secara bersamaan. Hazelight justru menjadikan itu inti dari Split Fiction. Tidak hanya menuntut kerja sama, tapi juga adaptasi cepat karena pemain harus memahami mekanik yang benar-benar berbeda. Konsep inilah yang membuat game ini disebut eksperimen ko-op paling liar dari Hazelight Studio.

Kesimpulan

Split Fiction menunjukkan bahwa Hazelight masih berkomitmen menghadirkan pengalaman bermain ko-op yang fresh, menantang, dan penuh inovasi. Dengan narasi multi-realitas, gameplay lintas genre, serta fokus pada kolaborasi, game ini berpotensi menjadi salah satu pengalaman multiplayer paling unik di industri game. Jika kamu penggemar It Takes Two, bersiaplah untuk sesuatu yang lebih liar dan tak terduga. – https://www.perignemcrossfit.org